Tak seperti zaman dulu, saat ini ada begitu banyak rumah tinggal yang menggunakan plafon PVC untuk dijadikan penghias langit-langit. Hal ini terjadi lantaran banyak merek plafon berbahan dasar PVC yang memang berkualitas unggulan tetapi harganya sangat terjangkau.
Plafon PVC juga seringkali dipilih sekaligus diunggulkan karena memang menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda, jika dilihat dari segi harga maupun kualitas. Bahkan, merek terbaik pun menawarkan harga jauh lebih terjangkau daripada plafon kayu ataupun gypsum.
Jadi jangan heran jika plafon ini tepat dijadikan solusi yang super ekonomis untuk atap rumah Anda. Apalagi, desain dan juga tampilannya terlihat cantik dan artistik.
Harga Plafon PVC dari berbagai merek
Umumnya, plafon PVC dijual dalam patokan meter persegi dan juga ukuran panjang sekaligus ketebalan beragam. Dikutip dari banyak sumber, berikut daftar harga dari berbagai merek plafon berbahan dasar PVC.
| Merek Plafon | Ukuran | Harga per M2 |
| Shunda Glossy White | Ketebalan 8 mm | Rp 24.000 |
| Shunda Pattern Chessboard | Ketebalan 7 mm | Rp 27.700 |
| Wifon | 20 cm x 3 m x 7 mm | Rp 18.000 |
| Kingfon seri K902 | Ketebalan 8 mm dan lebar 30 cm | Rp 23.000 |
| Gloss White | Ketebalan 8 mm dan lebar 20 cm | Rp 23.000 |
| Doff White | Ketebalan 8 mm dan lebar 20 cm | Rp 23.000 |
| Gloss Bubble White | Ketebalan 8 mm dan lebar 20 cm | Rp 29.000 |
| Gloss Leaf Brown | Ketebalan 8 mm dan lebar 20 cm | Rp 29.000 |
Panduan menentukan ukuran plafon berbahan PVC
Secara garis besar, plafon PVC menggunakan ukuran panjang, lebar, dan tebal yang sangat bervariasi. Umumnya, material satu ini dibuat dengan ukuran panjang tiga meter hingga enam meter. Sementara ketabalannya sekitar enam milimeter hingga delapan meter dan lebar dua puluh sentimeter.
Kini, ada beberapa merek dan juga jenis plafon berbahan PVC yang dibuat dengan kualitas standar hingga kualitas terbaik. Oleh sebab itu, Anda harus tahu pasti berapa ukuran dari tinggi plafon ketika hendak membangun ataupun merenovasi rumah. Sebab, ukuran tinggi plafon di setiap bangunan bisa sangat berbeda tergantung dari beberapa hal.
Namun satu hal yang harus Anda perhatikan ketika menentukan ketinggian langit-langit atau plafon bangunan adalah proporsi ruang, iklim, pencahayaan, dan sirkulasi udaranya. Pasalnya, bangunan ini dibuat di Indonesia yang beriklim tropis.
Seperti yang diketahui, iklim tropis cenderung panas di sepanjang tahun. Oleh sebab itulah, ukuran plafon yang paling ideal ada di ketinggian antara 2,8 meter hingga 7 meter. Bisa jadi, ukuran tersebut terdengar terlalu tinggi. Namun percayalah, ketinggian tersebut bisa menjadikan rumah modern terlihat tampak cantik dan nyaman.
Dalam menentukan ketinggian plafon secara standar di suatu ruangan, Anda bisa menggunakan rumus sebagai berikut:
Misalnya, jika suatu ruangan berukuran 3 x 5 m, maka plafon PVC bakal terlihat proporsional jika dibuat dalam ukuran (3 + 5) : 2 = 4 meter. Artinya, semakin besar suatu ruang, maka semakin tinggi pula plafonnya.
Secara garis besar, plafon memang harus lebih tinggi ketimbang lebar ruangan tersebut. Jika tidak diimbangi, maka ruangan tersebut bakal terasa seperti lorong pengap dan sesak.
Untuk bangunan rumah yang ada di iklim tropis seperti Indonesia, semakin tinggi langit-langitnya, maka sirkulasi udara di dalamnya pun jadi lebih baik. Alhasil, rumah bakal terasa dingin dan sejuk. Apalagi jika dinding tinggi di dalamnya dibuat dari material kaca. Dengan demikian, cahaya matahari bisa bebas masuk ke dalam ruangan. Anda pun bisa menghemat energi di siang hari dan rumah jauh dari kesan lembap.