Kanopi carport awalnya digunakan bangsa Belanda sebagai pelindung area eksterior bangunan. Kebanyakan dari mereka sengaja membangun hunian bergaya Eropa yang kemudian didominasi bukaan berdimensi dan berjumlah besar.
Akan tetapi, rumah berkonsep bukaan lebar sekaligus banyak tak sesuai dengan cuaca yang ada di Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia memiliki iklim tropis disertai curah hujan cukup tinggi. Itulah sebabnya, orang-orang Belanda akhirnya membangun atap tambahan yang dikenal dengan sebutan kanopi untuk dijadikan pelindung pintu, jendela, hingga ventilasi bangunan.
Seiring berjalannya waktu, saat ini kanopi carport bukan sekadar dijadikan proteksi tambahan. Akan tetapi juga dijadikan aksen untuk mempercantik fasad bangunan.
Deretan desain kanopi carport yang wajib diketahui
Ingin tahu apa saja desain kanopi carport pada suatu bangunan yang mampu melindungi secara sempurna? Berikut ulasannya.
Melindungi elemen bukaan
Kanopi kerap digambarkan sebagai tonjolan yang terlihat pada tembok eksterior bangunan. Biasanya, material ini memang dipasang guna menaungi semua bukaan yang ada tepat di bagian bawahnya, baik itu pintu, jendela, ataupun ventilasi. Dengan begitu, cahaya matahari tak akan bisa menembus masuk hingga ke bagian dalam bangunan.
Bila rumah Anda memiliki jendela menghadap arah matahari, maka kanopi harus dipasang mengelilingi seluruh sisinya. Tujuannya agar kenyamanan termal dalam ruangan bisa didapatkan dengan sempurna. Kehadiran kanopi yang melindungi elemen bukaan pun turut menampilkan variasi bias cahaya ekstra atraktif dalam ruangan.
Kanopi carport dari material semen untuk area selasar
Tak seperti kanopi jenis lain yang biasanya dibuat terpisah dengan struktur rangka atap utama, desain kanopi ini dibuat sebagai perpanjangan atap bangunan itu sendiri. Dengan begitu, kanopi harus menggunakan material serupa dengan atap.
Jika mengacu pada hunian berkonsep minimalis modern, atapnya dibuat dari material beton ataupun semen. Jadi, kanopi yang dibuat untuk menaungi carport pun juga seharusnya dibuat dari material yang sama. Penggunaan kanopi seperti ini dianggap jauh lebih efektif dari segi anggaran biaya pembangunan sekaligus mampu memberikan nuansa minimalis secara utuh pada fasad.
Kanopi carport untuk penghalang tempias dan buffer
Umumnya, kanopi yang dibuat berdasarkan perpanjangan atap seringkali difungsikan untuk teritisan. Dengan demikian, tak ada lagi tempias atau cipratan dari air hujan yang masuk dalam bangunan rumah. Nah, bagian bawah teritisan tersebut bisa dilindungi sebagai penghalang atau buffer supaya area dalam dan juga luar bangunan tak langsung terhubung.
Salah satu fungsi dari penerapan semacam ini adalah menyaring udara sekitar yang tercemar. Perlu diketahui, angin yang terdapat pada daerah dengan tingkat kelembapan tinggi bisa berputar sangat kencang hingga membawa debu dan kotoran masuk dalam rumah Anda.
Menciptakan ruang peralihan berkat kehadiran kanopi carport
Ketika Anda mendirikan rumah yang terdiri dari dua bentuk bangunan terpisah, maka kanopi carport bisa digunakan untuk mempersatukan keduanya. Bagian luar yang dilindungi kanopi bisa dijadikan ruang peralihan untuk dimanfaatkan lagi sebagai ruang rekreasi atau ruang santai. Misalnya seperti, innercourt atau taman kering.
Kehadiran ruang peralihan semacam ini bisa membantu melancarkan sirkulasi udara pada dua massa bangunan tersebut sekaligus untuk meredam suhu yang terlalu panas.
Itulah tadi sekilas informasi mengenai desain kanopi carport yang dibuat sesuai fungsinya masing-masing. Pada dasarnya, penggunaan kanopi tak hanya sebatas untuk memenuhi beberapa kebutuhan saja. Anda juga bisa menerapkan desain kanopi sesuai area dan bidang manapun yang memang perlu diberi peneduh.
Namun ingat, Anda harus memperhatikan kekuatan struktur dari rangka atap dan juga ketebalan penutup material yang digunakan. Selamat mencoba, ya!