Atap Baja Ringan Taso Ternyata Punya Banyak Keunggulan Lho!

Di zaman serba praktis seperti sekarang, atap baja ringan bisa dikatakan telah menggantikan peran dari baja konvensional maupun kayu dalam menyangga suatu bangunan. Nah, salah satu merek material baja ringan paling populer di pasaran saat ini adalah atap baja ringan bernama Taso.

Pasalnya, Taso mengusung teknologi paling mutakhir untuk kebutuhan struktur atap dengan penerapan konstruksi material baja super kuat, tetapi cukup ringan. Untuk bahan dasarnya sendiri, Taso dibuat dari galvalume atau material baja yang lapisannya mengandung aluminium, zinc, dan karbon sehingga lebih tahan korosi dan pastinya sesuai standar ISO.

Berbagai jenis baja ringan merek Taso

Lantas, apa saja jenis atap baja ringan dari brand Taso yang populer ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Taso bentuk C atau Canal

Jenis baja ringan dari Taso yang pertama adalah bentuk C atau Canal yang paling dikenal oleh masyarakat. Biasanya, bentuk ini digunakan sebagai material penyusun konstruksi atap baja ringan suatu bangunan, seperti rumah ataupun gedung tertentu. Menariknya, baja ringan jenis ini sudah banyak dijual di pasaran.

Pada dasarnya, Taso Canal adalah baja ringan dengan bentuk tertua. Bentuk canal seperti ini telah digunakan pada jenis baja konvensional sejak baja ringan belum banyak digunakan seperti sekarang.

Adapun kelebihan dari model canal ini salah satunya, ketika dua batang material digabungkan dan saling berhadapan, maka bisa disatukan dan dibuat dalam bentuk kotak. Dengan begitu, rangka atap baja ringan menjadi lebih kuat antara satu dan lainnya.

Taso bentuk reng

Selain bentuk canal, Taso juga mengeluarkan produk atap baja ringan model reng yang terlihat layaknya huruf ‘A’. Jika dilihat secara seksama, baja ringan satu ini berupa balok kecil dengan fungsi sebagai alas atau dudukan genteng pada rangka atap.

Secara garis besar, material baja ringan berbentuk reng ini memang berfungsi sebagai gording dan pengikat kuda-kuda dengan posisi melintang sehingga membentuk kerangka cukup kokoh.

Jenis baja ringan model reng dari Taso ini juga jadi profil paling kecil jika dilihat berdasarkan ukuran dan bentuk. Sementara fungsi utamanya sendiri sebagai indikator pengatur jarak dan penahan genteng supaya terlihat pas sekaligus rapi.

Kelebihan atap baja ringan produksi Taso

Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa diperoleh ketika memilih material baja ringan dari Taso untuk pembangunan hunian kesayangan Anda, di antaranya:

Harganya lebih terjangkau

Jika dihitung secara cermat, mulai dari pembangunan sampai perawatan, penggunaan baja ringan Taso ini lebih menghemat biaya karena memang harganya sangat terjangkau. Apalagi jika dibandingkan dengan rangka atap dari bahan lain. Bahkan, biaya pemasangan juga lebih murah. Sebab, baja ringan dari Taso ini dilengkapi baut khusus sehingga lebih praktis dan tidak membutuhkan waktu lama.

Soal perawatan, baja ringan keluaran Taso juga tidak memerlukan lapisan tambahan. Bisa dibilang juga, material ini jauh lebih tahan lama daripada bahan lainnya. Bahkan, kemungkinan terjadinya kerusakan juga sangat kecil sehingga Anda tak perlu repot mengeluarkan biaya lain untuk urusan perawatan.

Bersifat liat dengan daktilitas nyaris sempurna

Perlu Anda ketahui, bahwa sifat liat yang dimaksud di sini adalah kemampuan suatu material dalam menyerap energi sehingga mampu menopang atau menahan beban yang berat. Bisa dibilang juga, baja ringan dari Taso ini mampu menahan deformasi dalam jumlah besar tanpa mengakibatkan keruntuhan beban tarik antara satu dan lainnya.

Tentu saja, hal ini sangat berbeda dengan material baja konvensional ataupun kayu yang sifatnya getas sekaligus keras. Kedua material tersebut sudah pasti lebih gampang hancur ketika mendapat beban kejut atau proses daktilitas cukup kuat.

Pada intinya, atap baja ringan dari Taso ini bisa diberi beban geser, beban kejut, dan kelenturan sehingga strukturnya pun cenderung fleksibel dalam kondisi tertentu.

Semoga informasi soal atap baja ringan Taso di atas bermanfaat, ya!